15 Cara Optimasi Blog

Faktor
kecepatan koneksi juga bisa dikatakan
sebagai salah satu biang kerok, meskipun kita
berpikir halaman blog kita tampil secepat
kilat ketika dibuka pada komputer kita
sendiri, tapi tidak begitu khan dengan koneksi
pengunjung :)
Nah, disini saya mencoba memberikan tips
cara Optimasi blog agar bisa tampil lebih
cepat, tentunya cepat dalam batas wajar :)
15 Cara Optimasi Halaman Blog Agar
tampil lebih cepat:
1. Aktifkan Kompresi dengan GZIP
Browser modern biasanya mendukung
kompresi untuk HTML, CSS dan Javascript.
Melakukan kompresi pada ketiga file
tersebut tentu akan menghemat waktu
loading halaman dan secara otomatis tentu
akan terjadi pengurangan waktu download.
Para Webmaster pintar diluar sana sangat
menyarankan kita menggunakan kompresi
dengan Gzip. Untuk teknik dan tutorial Gzip
silahkan disearch aja ya..sudah banyak sekali
yang membahasnya. Jika pembaca
menggunakan Platform Blogspot abaikan
saja kompresi ini karena secara default
blogspot sendiri sudah mendukung teknik
tersebut. Untuk pengguna Plaform lain
seperti Wordpress silahkan menggunakan
Kompresi Gzip ini atau kalau gak mau repot
pake Gzip sebaiknya gunakan saja plugin WP
Super Cache.
2. Buang Spasi kosong pada kode
HTML
Membuang Spasi kosong termasuk juga
dalam teknik kompresi, yaitu dengan
memadatkan kode HTML, XML atau PHP
dengan cara membuang spasi yang dirasa
tidak berguna. Salah satunya termasuk juga
dalam Inline untuk kode Javascript dan CSS.
Dengan menghapus ruang kosong tentunya
akan menyimpan banyak byte data dan
imbasnya akan mempercepat waktu proses
download. Untuk membuang Spasi yang
tidak perlu saya biasanya menggunakan
Tools Editor seperti Notepat++. Caranya
sangat mudah, yaitu dengan mem-blok
semua kode yang ingin dibuang spasinya
kemudian pilih menu TextFX -> TextFX
Edit dan pilih Delete Blank Lines atau
Delete Surplus Blank Lines.
3. Lakukan Kompresi CSS
(Stylesheet)
Teknik kompresi CSS ini sebenarnya cukup
sederhana, hampir sama dengan cara diatas
yaitu dengan cara membuang spasi yang
tidak diperlukan. Memadatkan pengkodean
CSS juga bisa menghebat waktu download,
Parsing dan waktu eksekusi pada suatu
halaman. Untuk mempermudah kita
melakukan kompresi pada CSS,
silahkan gunakan tools gratis yang sudah
banyak disediakan seperti YUI Kompresor
dan cssmin.js.
4. Letakan CSS (Stylesheet) di Atas
Adakalanya kita tidak meletakan CSS di
header, biasanya cara tersebut kita gunakan
untuk membuat Style tunggal untuk gaya
tertentu pada widget. Para webmaster yang
ahli biasanya menyarankan kita sebaiknya
memanggil semua kode CSS pada halaman
HEAD entah itu CSS Internal maupun CSS
External semuanya sebaiknya dijadikan satu
pemanggilan dalam Header.
5. Buang CSS (Stylesheet) yang tidak
perlu
Ketika browser mengakses halaman,
biasanya harus melalui proses download dan
menganalisa setiap baris kode dalam CSS
(stylesheet) terlebih dahulu, bayangkan jika
banyak kode CSS percuma yang harus
diproses namun tidak dieksekusi sama sekali!
ini akan sangat mengganggu karena akan
menghambat proses rendering yang
harusnya lebih cepat!
6. Periksa Validasi CSS (Stylesheet)
Walaupun sering terjadi kesalahan dalam
menulis kode CSS, broser tidak akan
menampilkan pesan kesalahan apapun dalam
layar, semua eksekusi akan terus dijalankan
tanpa adanya laporan error meskipun itu
hanya salah dalam satu huruf saja.
Sebaiknya jangan abaikan kesalahan ini,
silahkan check validasinya. Untuk lebih
mudahya silahkan gunakan tools online
gratis seperti W3C CSS Validations
7. Kombinasi CSS (Stylesheet) dalam
file External
Kekurangan CSS Internal hanya satu yaitu
terjadinya pembengkakan kapasitas ukuran
(size) pada besarnya halaman. Webmaster
berpengalaman selalu menyarankan kita
sebaiknya melakukan pemanggilan kode
CSS melalui akses external, jika
memungkinkan lebih bagus lagi melakukan
kombinasi semua kode CSS hanya dalam
satu file saja. (untuk pengguna blogger
abaikan teknik ini karena akan lebih bagus
dengan pemanggilan internal)
8. Lakukan Kompresi Javascript
Teknik kompresi Javacsript hampir sama
dengan CSS yaitu dengan cara membuang
spasi yang tidak diperlukan. Memadatkan
pengkodean Javacript juga bisa menghebat
waktu download, Parsing dan waktu
eksekusi pada suatu halaman. Untuk
mempermudah kita melakukan kompresi
pada javascript silahkan gunakan tools
gratis yang sudah banyak disediakan seperti
YUI Kompresor, Closure Compiler dan JSMin
9. Buang Javascript yang tidak Perlu
Suka tidak suka penggunakan javacript (JS)
kadang sangat diperlukan, walaupun JS
kadang membuat loading halaman akan
semakin berat. Ketika browser mengakses
suatu halaman, biasanya harus melalui
proses download dan menganalisa kode
dalam JS terlebih dahulu, bayangkan jika
banyak pemanggilan JS secara percuma
yang harus diproses namun tidak dieksekusi
sama sekali! Silahkan teliti kembali kode JS
yang menurut kita tidak berguna, cek ulang
dan jangan sampai parkir terlalu lama, jika
tidak digunakan lagi mending hapus saja!
10. Kombinasi Javascript dalam file
External
Hampir sama kasusnya dengan CSS External
diatas, Kekurangan javascript Internal hanya
satu yaitu terjadinya pembengkakan
kapasitas ukuran (size) pada besarnya
halaman. Webmaster berpengalaman selalu
menyarankan kita sebaiknya melakukan
pemanggilan melalui akses external, jika
memungkinkan lebih bagus lagi melakukan
kombinasi semua koding JS hanya dalam
satu file saja. (untuk pengguna blogger jika
memungkinkan sebaiknya panggil melalui
file internal saja, silahkan baca kembali solusi
hosting javasript internal)
11. Lakukan Optimasi Gambar
Website dinamis tanpa dihiasi gambar tentu
tidak akan menarik, namum penggunaan
gambar yang berlebihan akan menjadi
masalah ketika browser melakukan
download pada halaman. Sebaiknya kurangi
gambar yang tidak perlu, terlebih pada
gambar yang mempunyai ukuran cukup
besar. Jika memang terpaksa
menggunakannya, sebaiknya lakukan
optimasi pada gambar tersebut dengan cara
melakukan kompresi tanpa harus mengurangi
kualitasgambar. Saran saya silahkan
gunakan Yahoo! Smush.it
12. Jangan Paksa Skala Gambar
dalam HTML
Hindari menggunakan gambar yang besar
hanya karena kita dapat mengatur lebar dan
tinggi dalam HMTL, Kita memang bisa
mengatur ulang gambar sesuka hati melalui
CSS atau dalam tag seperti pada html
berikut ini walaupun ukuran
gambar sebenarnya adalah 200x200px
sebaiknya jangan mengecilkan dengan
mengatur ulang skala gambar, akan lebih baik
kitamembuat gambar 100x100px sesuai
dengan ukuran gambar sebenarnya.
13. Hindari Gambar SRC kosong
Pemanggilan tag SRC untuk gambar biasanya
ada pada dua kemungkinan, bisa melalui
HTML atau memalui Javascript
var img = new Image(); img.src = ""; walaupun
browser mengabaikan permintaan ini jika
gambar dalam keadaan kosong, tetap saja ini
melalui proses rendering yang harusnya tidak
membebani server. Silahkan perikasa kembali
blankSRC, Jika memang tidak digunakan
mending dihapus saja.
14. Periksa Kembali Broken link
Link yang telah mati bakal tidak disukai
pembaca, jangankan pembaca..search engine
sekalipun tidak menyukai hal ini. Lakukan
pengecekan broken link sesering mungkin,
banyak tools di internet yang bisa
melakukan tugas ini, salah satunya yang
terbaik bisa menggunakan tools dari W3C
Checklink
15. Buang Widget atau plugin yang
tidak Perlu
Widget yang terlalu banyak hanya membuat
halamanjadi semakin berat, apalagi widget
tersebut tidak begitu berguna. Silahkan kita
pilah-pilah kembali widget yang sekiranya
tidak ada maanfaat sama sekali seperti
memasang jam dan kalender.

0 komentar:

Poskan Komentar